WEBINAR PERDANA PPS PIAUD Wilayah Sumatera: Kaprodi PIAUD UIN Suska Riau kaji Perkembangan Sosial Emosi Anak di Masa Pandemi

Rabu, 24 juni 2020 telah dilaksanakan Webinar Perdana PPS PIAUD Wilayah Sumatera melalui platform Zoom Cloud Meeting.  Kegiatan ini dimoderatori oleh Elfiadi. Narasumber dalam webinar ini diantaranya Dr. Masganti Sit, M.Ag. (Dosen UIN Sumatera Utara), Renny Rahmalia, S.Psi., M.Psi. (Dosen PIAUD STAI Diniyah Pekanbaru), Aneka, M.Pd. (Dosen PIAUD IAIN Metro Lampung), Dr. Nurhasanah Bakhtiar, M.Ag. (Dosen PIAUD UIN Sultan Syarif Kasim Riau).

Masganti Sit dalam pemaparannya fokus pada pembahasan “Masalah dan solusi perkembangan sosial emosi anak usia dini di masa pandemic covid 19”. Menurutnya, emosional anak terdampak oleh Covid-19 ini disebabkan terlebih dahulu emosional orangtuanya sudah terdampak. Sehingga untuk meminimalisir hal tersebut, solusi yang ditawarkan diantaranya dengan memberikan pengetahuan dan memberikan waktu maksimal bagi anak sehingga segala keterbatasan eksplorasi diri yang terjadi pada anak dapat lebih diminimalisir.

Nurhasanah Bakhtiar sebagai narasumber kedua menyampaikan materi dengan topik bagaimana mendidik sosial emosional dengan bijak. Menurutnya, berangkat dari pemahaman bahwa anak dapat menjadi beberapa dimensi tergantung orang tuanya yakni anak dapat menjadi amanah, perhiasan, penyejuk hari, fitnah bahkan musuh. Seorang anak dititipkan kepada orangtuanya menjadi tanggung jawab penuh orang tua akan menjadi pribadi seperti anaknya kelak. Pun dengan keterampilan sosial emosional anak, mengutip dari pepatah Imam Al-Ghazali, bahwasanya “Kunci mendidik anak adalah dengan memperbaiki diri orang tuanya terlebih dahulu”. Hal ini mengisyaratkan bahwa jika emosional orangtua sudah terkendali maka akan dengan mudah mengadaptasikan semua hal positif kepada anak. Nurhasanah dalam pemaparannya mempertegas bahwasanya, “tidak perlu terlalu banyak nasihat lisan yang diberikan anak, cukup perlihatkan segala sikap baik kepada anak sebab anak adalah pemerhati ulung dari orang tuanya, apa yang ia perhatikan maka itu akan sangat berpengaruh pada perilakunya”.

Materi ketiga disampaikan oleh  Renny Rahmalia, S.Psi., M.Psi. Beliau menjelaskan bahwa tantangan AUD adalah belajar dan berinovasi, berkomunikasi, dan memiliki keterampilan hidup. Senada dengan narasumber pertama, Renny juga menghighlight bahwasanya pademi yang menyebabkan harus adanya pembatasan sosial dapat menghambat eksplorasi siswa anak. Hal ini terjadi sebab tidak ada lagi interaksi pada diri anak. Jadi menurutnya, bukan harta atau benda yang harus diberikan kepada anak pada masa ini, namun waktu yang maksimal dari orangtua yang sangat dapat membantu anak untuk meminimalisir kebosanannya.

Aneka, M.Pd. sebagai narasumber terakhir menjelasakan mengenai bagaimana membangun energi sosial anak pada masa pandemic. Beliau menawarkan  beberapa komponen yang dikira dapat mendukung terbentuknya keterampilan hubungan, komunikasi, keterlibatan sosial, membangun hubungan dan kerja tim. Sebab, menurutnya tanpa adanya kerja sama tim di masa pandemic ini akan sangat susah untuk mengendalikan emosional diantara sesame termasuk antara orangtua dan anak, Ujarnya.

Video kegiatan: https://www.youtube.com/watch?v=I42uj8qSTfI

 Editor: Heldanita

About adminpiaud

Dosen PIAUD FTK UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Check Also

Pembukaan Rakerwil IKMAPISI DPW I Sumatera “Optimalisasi Sinergitas Menuju DPW I Berintegritas”, Ini Harapan Wakil Ketua

Jambi, Senin (08/08), IKMAPISI DPW I Sumatera menggelar Rapat Kerja Wilayah III Dewan Pimpinan Wilayah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Solve : *
25 + 24 =